Tarif Tol Mudik 2025 perlu anda ketahui guna persiapan menuju kampung halaman anda. Mudik sudah jadi tradisi tahunan bagi masyarakat Indonesia menjelang Idul Fitri.
Tahun 2025 diprediksi akan terjadi lonjakan pemudik, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Bagi pemudik yang memilih kendaraan pribadi, jalan tol menjadi rute utama karena lebih cepat dan nyaman.
Namun, tarif tol yang terus mengalami penyesuaian perlu diperhitungkan agar tidak mengganggu anggaran perjalanan.
4 Cara Cek Tarif Tol Secara Online
Berkat teknologi, mengecek tarif tol kini bisa dilakukan dalam hitungan detik. Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan:
1. Melalui Situs Resmi BPJT
- Kunjungi laman BPJT.
- Pilih menu “Tarif Tol”.
- Klik “Cek Tarif Tol” dan masukkan ruas jalan yang akan dilewati.
- Sistem akan menampilkan biaya tol yang perlu dibayarkan.
2. Menggunakan Aplikasi Travoy
- Download aplikasi Travoy di Play Store atau App Store.
- Daftar akun dan pilih menu “Cek Tarif Tol”.
- Masukkan rute perjalanan untuk mendapatkan estimasi biaya tol.
3. Melalui Google Maps
- Buka aplikasi Google Maps.
- Masukkan tujuan perjalanan.
- Pilih rute yang melibatkan jalan tol.
- Google Maps akan menampilkan estimasi tarif tol secara otomatis.
4. Menggunakan Waze
- Unduh aplikasi Waze.
- Masukkan rute perjalanan.
- Waze biasanya menampilkan informasi tarif tol yang akan dilalui.
Daftar Tarif Tol Trans Jawa untuk Golongan I
Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, berikut daftar tarif tol untuk jalur Trans Jawa:
- Jakarta – Tangerang: Rp8.500
- Tangerang – Merak: Rp58.000
- Jakarta – Cikampek: Rp27.000
- Cikopo – Palimanan: Rp132.000
- Semarang – Solo: Rp92.000
- Solo – Ngawi: Rp131.000
- Ngawi – Kertosono: Rp98.000
- Surabaya – Mojokerto: Rp43.500
- Pandaan – Malang: Rp35.500
Estimasi Tarif Tol dari Jakarta ke Beberapa Kota Besar
Bagi Anda yang ingin mengetahui total biaya tol dari Jakarta ke kota tujuan, berikut perkiraannya:
- Jakarta – Cirebon (via GT Kanci): Rp172.500
- Jakarta – Semarang (via GT Kalikangkung): Rp440.000
- Jakarta – Yogyakarta (via GT Banyudono): Rp536.500
- Jakarta – Surabaya (via GT Warugunung): Rp859.500
Dengan mengetahui tarif tol ini, pemudik bisa lebih bijak dalam mengatur anggaran perjalanan.
Meski jalan tol menawarkan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:
1. Potensi Kemacetan di Titik-Titik Padat
Pada musim mudik, beberapa ruas tol justru mengalami kemacetan parah, seperti Tol Cikampek, Tol Cipali, dan Tol Semarang-Solo. Pemudik sebaiknya memantau kondisi lalu lintas secara real-time sebelum memilih jalur.
2. Biaya yang Tidak Sedikit
Meskipun lebih cepat, tarif tol bisa menjadi beban bagi sebagian pemudik, terutama jika ditambah dengan biaya bahan bakar. Menggunakan jalur alternatif bisa menjadi pilihan untuk menghemat biaya perjalanan.
3. Rest Area yang Terbatas
Saat musim mudik, rest area sering penuh dan sulit mendapatkan tempat istirahat. Pemudik harus merencanakan titik istirahat dengan baik agar perjalanan tetap nyaman dan aman.
Mudik Lebaran 2025 akan lebih lancar jika persiapan dilakukan dengan matang, termasuk mengetahui tarif tol yang berlaku. Dengan berbagai metode cek tarif tol secara online, pemudik bisa merencanakan perjalanan dengan lebih efisien.
Namun, penting juga mempertimbangkan faktor lain seperti kemacetan dan biaya tambahan agar perjalanan tetap nyaman. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mudik!
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com