Uang Rp500 Juta hilang saat tarawih. Kejadiaan naas yang dialami Sugiharto, saat ia meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci untuk beribadah di Masjid Jami Sirajul Islam.
Seorang pria berinisial AT alias Mumun berhasil diringkus Satreskrim Polres Sanggau bersama Polsek Beduai, setelah diduga kuat membobol rumah warga dan membawa kabur uang tunai Rp500 juta saat pemilik rumah sedang menunaikan salat tarawih.
Insiden terjadi pada Minggu, 2 Maret 2025 di Dusun Beringin, Desa Bereng Berkawat, Kecamatan Beduai. Korban, Sugiharto, sekembalinya ke rumah, sekitar pukul 20.30 WIB, ia mendapati lantai dapur dibongkar dan kondisi rumah dalam keadaan acak-acakan.
Saat memeriksa ke lantai dua, korban mendapati kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp500 juta yang disimpan di dalam tumpukan pakaian raib. Korban pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Beduai.
Penyelidikan Mengarah ke Wisata Bendungan Merowi
Setelah dilakukan penyelidikan intensif, pada Minggu, 30 Maret 2025, aparat gabungan dari Unit Pidum dan Unit Opsnal Satreskrim Polres Sanggau menerima informasi bahwa terduga pelaku berada di wilayah Dusun Semayang, Kecamatan Kembayan.
Tim dipimpin langsung oleh Kanit I Pidum, Ipda Richson Gurning, S.Trk, segera bergerak ke lokasi. Sekitar pukul 12.40 WIB, AT alias Mumun berhasil diamankan di areal wisata Bendungan Merowi tanpa perlawanan.
Kapolres Sanggau, AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, SH, SIK, menyebut keberhasilan ini merupakan bentuk sinergi dan kesigapan anggota di lapangan dalam menangani laporan kriminalitas secara cepat dan tepat.
“Kami tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga akan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap potensi jaringan yang lebih luas,” ujar AKBP Suparno.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres Sanggau dan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama di masa libur panjang dan saat rumah dalam kondisi kosong.
“Kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus ini, termasuk menelusuri apakah ada pelaku lain yang terlibat. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com