Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi melaksanakan serah terima jabatan kepada Penjabat Gubernur sebelumnya, Harisson. Acara ini berlangsung di Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Barat di Jakarta.
Sebelumnya, sebanyak 961 pejabat hadir di Istana Negara untuk dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Momen ini menjadi sejarah baru dalam proses pelantikan pejabat di Indonesia.
Gubernur Ria Norsan mengungkapkan bahwa prosesi pelantikan kali ini berbeda dari biasanya, di mana sebelumnya hanya Gubernur yang dilantik di Istana Negara, sementara pelantikan Bupati dan Wali Kota dilakukan di daerah masing-masing.
“Hari ini kita melaksanakan serah terima jabatan kepada Penjabat Gubernur dan Penjabat Bupati/Wali Kota yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk Kalimantan Barat. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka, semoga pengabdian ini mendapat balasan yang berlipat ganda,” ujar Ria Norsan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan mengajak seluruh Kepala Daerah di Kalimantan Barat untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Saya ingatkan bahwa IPM Kalimantan Barat saat ini berada di peringkat ke-34 dari 38 provinsi di Indonesia. Selain itu, tingkat kemiskinan masih cukup tinggi. Mari kita bersama-sama membangun Kalimantan Barat, mulai dari desa sebagai ujung tombak pembangunan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan di desa.
“Saya mengajak para pengusaha untuk ikut serta dalam pembangunan dari tingkat desa agar dampaknya dapat dirasakan secara luas hingga ke tingkat provinsi,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya serah terima jabatan ini, diharapkan kepemimpinan baru di Kalimantan Barat dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.