Penggunaan smart luggage atau koper pintar semakin populer di kalangan pelancong. Namun, tidak semua koper pintar bisa dibawa ke pesawat.
Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE 02 Tahun 2023 mengatur ketentuan membawa koper dengan baterai lithium demi menjaga keselamatan penerbangan.
Aturan ini membagi smart luggage dalam dua kategori berdasarkan jenis baterai: removable (dapat dilepas) dan non-removable (tidak dapat dilepas).
Ketentuan Membawa Smart Luggage di Pesawat
Koper Pintar yang Dilarang Dibawa ke Pesawat
Terdapat pembatasan ketat bagi koper pintar yang menggunakan baterai lithium non-removable dengan spesifikasi berikut:
❌ Mengandung logam lithium lebih dari 0,3 gram
❌ Memiliki kapasitas lithium-ion lebih dari 2,7 Wh
Jika koper pintar memiliki spesifikasi di atas, maka koper tidak diperbolehkan masuk kabin maupun bagasi tercatat.
Koper Pintar yang Dapat Dibawa dengan Persetujuan Maskapai
Untuk koper dengan baterai non-removable yang memiliki logam lithium kurang dari 0,3 gram atau lithium-ion kurang dari 2,7 Wh, maka koper masih bisa dibawa asalkan:
✅ Sesuai dengan berat dan dimensi yang diizinkan maskapai
✅ Mendapat persetujuan dari pihak maskapai sebelum penerbangan
Koper Pintar dengan Baterai Removable (Dapat Dilepas)
Jika koper pintar memiliki baterai removable, maka ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi:
✔ Baterai harus dilepas saat check-in jika koper dimasukkan ke dalam bagasi tercatat
✔ Baterai wajib dibawa ke dalam kabin oleh penumpang
✔ Kapasitas baterai maksimal 100 Wh
✔ Berat dan dimensi koper harus sesuai dengan ketentuan maskapai
Aturan ini diberlakukan untuk memastikan bahwa baterai lithium tetap berada dalam pengawasan penumpang dan kru pesawat, mengurangi risiko overheating atau kebakaran yang bisa terjadi jika baterai mengalami kerusakan selama penerbangan.
Mengapa Smart Luggage Dibatasi?
Baterai lithium dalam smart luggage berisiko mengalami korsleting, overheating, hingga kebakaran, terutama jika terjadi kerusakan atau penanganan yang tidak tepat. Sejumlah insiden kebakaran akibat baterai lithium di pesawat telah terjadi, sehingga aturan ini diberlakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan.
Selain itu, banyak koper pintar yang memiliki fitur seperti GPS tracking, power bank, hingga timbangan digital yang membutuhkan daya listrik, sehingga maskapai perlu memastikan bahwa perangkat ini tidak membahayakan operasional pesawat.
Apa yang Harus Dilakukan Penumpang?
Agar perjalanan tetap lancar, berikut beberapa tips sebelum membawa smart luggage:
✔ Cek spesifikasi baterai koper pintar sebelum berangkat
✔ Pastikan baterai bisa dilepas jika ingin memasukkan koper ke bagasi tercatat
✔ Konsultasikan dengan maskapai apakah koper diperbolehkan dalam penerbangan
✔ Bawa baterai ke dalam kabin sesuai dengan peraturan keamanan penerbangan
Kesimpulan: Pahami Aturan, Hindari Masalah
Bawa smart luggage ke pesawat? Pastikan Anda memahami aturan berikut:
✔ Baterai non-removable lebih dari 2,7 Wh ➝ Dilarang masuk pesawat
✔ Baterai non-removable di bawah 2,7 Wh ➝ Diizinkan dengan persetujuan maskapai
✔ Baterai removable (dapat dilepas) ➝ Harus dilepas dan dibawa ke kabin
✔ Kapasitas baterai maksimal 100 Wh
Dengan mengetahui aturan ini, penumpang bisa menghindari masalah saat check-in dan memastikan koper pintar tetap sesuai dengan regulasi penerbangan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com