Pontianak siapkan program strategis, melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pemerintah kota berupaya merumuskan kebijakan yang tidak hanya selaras dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung program prioritas nasional.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif dan berbasis solusi dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan.
“Saat ini kita menghadapi berbagai tantangan, seperti genangan akibat hujan dan rob, kebakaran lahan saat kemarau, serta intrusi air laut yang menyebabkan air PDAM menjadi payau. Selain itu, pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang pesat juga menuntut perencanaan yang matang,” ujar Edi ketika membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Kota Pontianak di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (25/3/2025).
Tantangan Kota Pontianak dan Solusi yang Disiapkan
Edi menyoroti beberapa permasalahan utama yang sedang dihadapi Pontianak, di antaranya:
- Banjir akibat hujan dan rob → Pembangunan drainase dan sistem pengendalian banjir terus ditingkatkan.
- Kebakaran lahan saat kemarau → Sosialisasi dan patroli untuk pencegahan kebakaran semakin diperketat.
- Intrusi air laut → Penguatan infrastruktur PDAM dan inovasi pengelolaan air bersih menjadi fokus utama.
- Keterbatasan lahan pemakaman → Pemkot telah mengadakan pembebasan lahan baru untuk area pemakaman.
Selain itu, Edi menekankan bahwa keselarasan persepsi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar kebijakan dapat berjalan efektif.
“Jika persepsi tidak sama, bisa muncul hambatan dalam pelaksanaannya,” jelasnya.
Program Prioritas: Infrastruktur dan Ekonomi Harus Seimbang
Pembangunan di Pontianak tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Kita ingin infrastruktur yang hebat, tapi masyarakat juga perlu fresh money agar daya beli tetap terjaga dan ekonomi tumbuh,” katanya.
Beberapa program prioritas yang menjadi perhatian dalam Musrenbang kali ini meliputi:
- Makan Bergizi Gratis (MBG), sejalan dengan program prioritas nasional.
- Eliminasi tuberkulosis (Zero TBC), dengan meningkatkan fasilitas kesehatan dan layanan pencegahan.
- Pengembangan ekonomi lokal, dengan refocusing anggaran untuk mendukung UMKM dan usaha produktif masyarakat.
Waterfront Pontianak: Proyek Strategis Multiyears
Salah satu proyek unggulan yang akan berlanjut hingga tahun 2026 adalah pembangunan waterfront.
Proyek ini akan menghubungkan kawasan Gang Kamboja hingga H. Mursyid dan ditargetkan mencapai batas kota di kedua sisi Sungai Kapuas.
“Forum ini menjadi forum strategis dalam menyusun kebijakan pembangunan Pontianak yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com