Kevin De Bruyne tinggalkan Man City akhir musim ini, gelandang kreatif asal Belgia ini memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang akan habis, menandai berakhirnya era emas di Etihad Stadium.
Dalam pernyataan emosional yang mengguncang dunia sepak bola, Kevin De Bruyne secara resmi mengumumkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.
10 Tahun, 6 Gelar Liga, dan Ribuan Kenangan
Didatangkan dari Wolfsburg pada tahun 2015, De Bruyne awalnya diragukan karena gagal bersinar di Chelsea. Namun, pemain bernomor punggung 17 itu menjawab semua keraguan dengan performa luar biasa.
Selama 10 musim, ia mengantarkan City meraih 6 trofi Premier League, satu Liga Champions, serta berbagai trofi domestik lainnya.
Dengan lebih dari 400 penampilan dan kontribusi vital di setiap musim, De Bruyne tidak hanya menjadi motor permainan City, tetapi juga ikon global sepak bola modern.
Pesan Perpisahan yang Menyentuh Hati
Melalui akun media sosialnya, De Bruyne menulis pesan perpisahan yang menggugah:
“Dear Manchester. Ini adalah bulan-bulan terakhir saya sebagai pemain City. Klub ini dan kota ini memberi saya segalanya. Kami memenangkan semuanya. Kini, tiba saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal.”

Ia juga menyebut bahwa Manchester akan selalu menjadi bagian dari keluarganya, termasuk istri dan anak-anak mereka yang telah tumbuh di kota ini.
Sisi Lain: Pilihan Pribadi dan Masa Depan
Keputusan De Bruyne untuk hengkang bukan semata-mata soal kontrak. Di usianya yang ke-33, ia diyakini ingin mencari tantangan baru di luar Premier League, baik di Liga Pro Belgia, MLS, maupun Liga Arab Saudi yang sedang berkembang.
Pilihan ini juga menjadi contoh bagaimana pemain besar memprioritaskan keluarga dan transisi hidup, bukan hanya kompetisi. Satu dekade loyalitas tanpa kontroversi menjadi warisan tersendiri yang jarang ditemukan dalam dunia sepak bola modern.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com