Alex Pastoor, lahir pada 26 Oktober 1966 di Amsterdam, Belanda, adalah mantan pemain sepak bola yang kini berkarier sebagai pelatih.
Ia memulai karier profesionalnya sebagai gelandang dan menghabiskan sebagian besar waktunya di FC Volendam (1989–1995).
Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan ke SC Heerenveen, sebelum akhirnya berkarier di Belgia bersama KRC Harelbeke dan di Austria bersama Austria Lustenau.
Sepanjang kariernya sebagai pemain, Pastoor mencatatkan 309 penampilan dengan torehan 10 gol.
Meskipun bukan pemain bintang, pengalamannya bermain di berbagai liga Eropa menjadi bekal berharga dalam dunia kepelatihan.
Dari Liga Eropa ke Timnas Indonesia
Alex Pastoor Memulai Karier Kepelatihan
Setelah gantung sepatu pada 2001, Pastoor langsung beralih ke dunia kepelatihan. Ia memulai dari level junior di AZ Alkmaar sebelum menangani AFC ’34 dari 2002 hingga 2005. Karier kepelatihannya semakin berkembang setelah menjadi asisten pelatih di SC Heerenveen dan Feyenoord.
Pada 2009, ia mendapatkan kepercayaan sebagai pelatih kepala Excelsior Rotterdam dan berhasil membawa klub tersebut promosi ke Eredivisie. Prestasi ini semakin mengukuhkan namanya di dunia kepelatihan Belanda.
Menangani Klub-Klub Eropa
Pastoor kemudian menangani NEC Nijmegen pada 2011 dan membawa klub itu finis di peringkat delapan Eredivisie pada musim pertamanya. Namun, awal musim 2013–14 yang buruk membuatnya dipecat setelah hanya beberapa pertandingan.
Ia juga sempat melatih Slavia Prague di Republik Ceko sebelum kembali ke Belanda sebagai asisten pelatih di AZ Alkmaar. Di AZ, ia sempat menjadi pelatih interim menggantikan Marco van Basten yang mengalami masalah kesehatan.
Pada 2015, ia menangani Sparta Rotterdam dan berhasil membawa klub itu promosi ke Eredivisie setelah menjuarai Eerste Divisie musim 2015–16. Sayangnya, performa tim di Eredivisie kurang memuaskan, sehingga Pastoor dilepas pada 2017.
Setelah itu, ia melatih SCR Altach di Austria, di mana ia berhasil menyelamatkan klub dari degradasi. Namun, di musim berikutnya, performa tim menurun, yang menyebabkan dirinya dilepas pada 2021.
Pada 2022, Pastoor mengambil tantangan baru di Almere City. Di bawah kepemimpinannya, Almere City berhasil meraih promosi pertama mereka ke Eredivisie pada 2023, sebuah pencapaian bersejarah bagi klub tersebut.
Bergabung dengan Timnas Indonesia
Pada 8 Januari 2025, Pastoor resmi ditunjuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk mendampingi Patrick Kluivert. Kehadirannya diharapkan bisa membawa pengalaman Eropa ke dalam strategi permainan Timnas Indonesia.
Pastoor dikenal sebagai pelatih yang memiliki filosofi permainan menyerang dan berbasis penguasaan bola. Pengalamannya menangani tim-tim Belanda serta latar belakangnya sebagai pemain di beberapa liga Eropa diyakini bisa membantu meningkatkan kualitas taktik dan strategi Timnas Indonesia.
Harapan untuk Sepak Bola Indonesia
Kehadiran Alex Pastoor sebagai bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia menambah daftar pelatih berpengalaman yang menangani tim Garuda. Kombinasi antara Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala dan Pastoor sebagai asisten bisa menjadi strategi baru dalam membangun tim yang lebih kompetitif.
Dengan pengalaman luasnya di Eropa, Pastoor diharapkan dapat membantu meningkatkan mentalitas dan taktik permainan para pemain Indonesia. Bagaimana dampak kehadirannya di Timnas Indonesia? Menarik untuk dinantikan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com