BMKG keluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat dalam tiga hari ke depan. Berdasarkan analisis cuaca terbaru, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang, diperkirakan terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah yang sering mengalami banjir dan tanah longsor.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Daerah yang Berpotensi Terdampak Cuaca Ekstrem
Berikut daftar wilayah di Kalbar yang diprediksi mengalami hujan lebat pada 23–25 Maret 2025:
- Kabupaten Bengkayang
- Kabupaten Kapuas Hulu
- Kabupaten Ketapang
- Kota Pontianak
- Kabupaten Kubu Raya
- Kabupaten Landak
- Kabupaten Melawi
- Kabupaten Mempawah
- Kabupaten Sambas
- Kabupaten Sanggau
- Kabupaten Sekadau
- Kabupaten Sintang
Masyarakat di daerah tersebut diminta untuk berhati-hati terhadap potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.
Potensi Dampak Cuaca Buruk
Hujan lebat dan angin kencang dapat menyebabkan beberapa dampak, antara lain:
✅ Banjir di daerah dengan sistem drainase buruk
✅ Longsor di wilayah dengan kontur tanah labil
✅ Pohon tumbang akibat angin kencang
✅ Sambaran petir yang berbahaya bagi masyarakat di ruang terbuka
BMKG juga meminta para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang mungkin terjadi di perairan sekitar Kalimantan Barat.
Langkah Pencegahan dan Mitigasi
Untuk mengurangi risiko akibat cuaca ekstrem, masyarakat diimbau untuk:
🔹 Menghindari berteduh di bawah pohon besar atau tiang listrik saat hujan petir
🔹 Memastikan saluran air bersih dari sampah agar tidak terjadi genangan
🔹 Mengamankan barang-barang di luar rumah yang berpotensi terbawa angin kencang
🔹 Menyimak perkembangan cuaca terbaru dari BMKG atau pemerintah setempat
BMKG mengingatkan bahwa cuaca buruk ini dapat berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dan pihak terkait sangat diperlukan untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com