Sutarmidji bergabung ke Nasdem, dan tinggalkan partai PPP setelah 44 tahun bersama partai berlambang Ka’bah tersebut.
Usai tak lagi menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat akhirnya terjawab. Mantan Wali Kota Pontianak ini resmi bergabung dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem), partai yang dipimpin oleh Surya Paloh.
Bergabungnya Sutarmidji diumumkan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Kalimantan Barat, yang digelar di Pontianak pada Sabtu, 8 Februari 2025.
“Sejak 8 Februari 2025 saya secara resmi bergabung dengan Partai NasDem,” ujar Sutarmidji
Keputusan ini menjadi babak baru dalam perjalanan politik Sutarmidji, yang sebelumnya telah menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selama lebih dari 44 tahun.
Alasan Sutarmidji Bergabung ke NasDem
Keputusan Sutarmidji bergabung dengan NasDem tentu bukan tanpa alasan. Ia menilai NasDem memiliki komunikasi yang terbuka dan praktis, terutama dalam proses pencalonan kepala daerah
“Tiga kali saya direkomendasikan Partai NasDem menjadi calon kepala daerah, dan urusannya hanya 15 menit,” ungkapnya.
Menurutnya, NasDem telah banyak membantunya dalam perjalanan politiknya. Oleh karena itu, bergabungnya dia dengan NasDem merupakan bentuk ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran partai.
Dengan resminya Sutarmidji bergabung ke NasDem, peta politik di Kalimantan Barat berpotensi mengalami dinamika baru. Apakah langkah ini menjadi awal dari strategi politiknya menuju Pilkada mendatang? Menarik untuk dinantikan.