Seorang bocah laki-laki bernama Markes Hasibuan (10) mengalami peristiwa tragis setelah diterkam buaya saat mandi di Sungai Sejenuk, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.
Hingga kini, Tim SAR bersama warga setempat masih berupaya melakukan pencarian korban.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (18/2) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Markes bersama beberapa temannya sedang mandi di tepi sungai. Saat dirinya melompat ke air, seekor buaya berukuran sekitar 4 meter tiba-tiba muncul dan langsung menerkam tubuhnya.
Kapolsek Batu Ampar, IPDA Rachmatul Isani Fachri, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengungkapkan bahwa kejadian itu disaksikan oleh teman-teman korban yang segera berlari meminta pertolongan.
“Kawan korban melihat buaya muncul dari air dengan mulut menggigit tubuh korban, lalu menyeretnya ke aliran sungai besar,” ujar Ade, Kamis (20/2) pagi.
Seorang saksi mata bernama Carles langsung berteriak untuk memberi tahu orang tua korban.
Sang ayah dengan sigap mengambil motor air dan berusaha mengejar buaya, berharap dapat menyelamatkan anaknya. Sayangnya, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
“Saat ini Tim SAR bersama warga setempat terus melakukan pencarian terhadap korban. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan,” tambahnya.
Insiden ini menjadi kejadian kedua dalam waktu yang relatif singkat di daerah tersebut.
Pihak kepolisian serta aparat desa mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai yang diketahui merupakan habitat buaya.
Dengan meningkatnya insiden serangan buaya, warga diminta untuk menghindari aktivitas di sungai tanpa pengawasan.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah preventif guna mengurangi risiko serangan serupa di masa mendatang.
Pencarian Markes Hasibuan masih terus berlangsung. Tim gabungan menggunakan perahu karet dan alat pencari khusus untuk menemukan korban secepat mungkin. Seluruh pihak berharap tragedi ini dapat segera menemukan titik terang.