Zakat Fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri.
Pembayaran ini bertujuan untuk menyucikan jiwa setelah sebulan berpuasa dan membantu mereka yang kurang mampu agar dapat merayakan Idulfitri dengan layak.
Pembayaran sudah bisa dilakukan sejak tanggal 1 Ramadan dan paling lambat sebelum khutbah Shalat Idulfitri.
Jika melebihi batas waktu tersebut, maka zakat yang dibayarkan tidak lagi bernilai sebagai Zakat Fitrah, melainkan dianggap sebagai sedekah biasa.

Niat dan Panduan Lengkap
Besaran dan Bentuk
Menurut syariat Islam, wajib dibayarkan dalam bentuk makanan pokok dengan takaran 1 sha’ atau setara dengan 2,5 kg beras.
Namun, di beberapa daerah, pembayaran zakat juga dapat dilakukan dalam bentuk uang dengan nilai setara harga beras yang dikonsumsi.
Niat Zakat Fitrah
Setiap Muslim yang membayar harus membaca niat sesuai dengan tujuan pembayarannya. Berikut ini adalah beberapa bacaan niat berdasarkan siapa yang dituju dalam pembayaran zakat:
Niat untuk Diri Sendiri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga, Termasuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”
Niat untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.
Niat untuk Anak Laki-Laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi (…..) fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk anak laki-lakiku … (sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”
Niat untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti (…..) fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk anak perempuanku … (sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”
Niat untuk Orang Lain yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk … (sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”
Ini adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, ini juga menjadi sarana penyucian diri setelah sebulan berpuasa.
Dengan memahami waktu, cara pembayaran, dan bacaan niatnya, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan benar dan penuh keikhlasan.
Jangan lupa untuk membayar tepat waktu agar ibadah Ramadan semakin sempurna dan berkah Idulfitri dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com