Pemkab Landak bagikan 1000 bibit cabai kepada warga di lima desa di Kecamatan Ngabang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak mengambil langkah strategis untuk mengatasi kenaikan harga cabai yang kerap terjadi. Melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan.
Pembagian bibit cabai ini dilakukan langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, di Kantor Bupati Landak. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Landak Erani, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Kepala BPS Landak, jajaran kepala OPD, camat, hingga kepala desa setempat.
Solusi Pemkab Landak Atasi Harga Cabai yang Tidak Stabil
Bupati Karolin menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga cabai yang kerap terjadi akibat kurangnya pasokan di pasar.
Antusiasme warga terlihat saat mereka antre untuk mendapatkan dua batang bibit cabai per orang. Harapannya, dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat mulai menanam cabai sendiri di pekarangan rumah mereka sebagai solusi jangka panjang menghadapi harga cabai yang fluktuatif.
Upaya Pemkab Landak dalam Menjaga Ketahanan Pangan
Langkah ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemkab Landak untuk meningkatkan produksi pertanian lokal.
Selain bibit cabai, Pemkab juga akan mendorong penanaman komoditas pangan lainnya yang sering mengalami lonjakan harga di pasaran.
Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Landak juga akan memberikan pendampingan kepada warga agar bibit cabai yang diberikan bisa tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com