Voucher SG60 Singapura resmi diumumkan oleh Perdana Menteri Lawrence Wong dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Singapura ke-60.
Setiap warga Singapura berusia 21 hingga 59 tahun akan mendapatkan voucher senilai S$600 (sekitar Rp7,3 juta).
Tak hanya itu, warga lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas akan menerima tambahan voucher senilai S$200 (sekitar Rp2,4 juta) hingga S$800 (sekitar Rp9,7 juta).
Voucher SG60
Cara Klaim Voucher SG60
Pemerintah akan mulai mendistribusikan voucher SG60 pada Juli 2025, dan voucher ini bisa digunakan di supermarket hingga pedagang kaki lima. Namun, voucher ini hanya berlaku hingga 31 Desember 2026.
Proses klaim dapat dilakukan melalui platform RedeemSG, atau warga bisa meminta bantuan di pusat layanan masyarakat jika mengalami kendala.
Hadiah Spesial untuk Bayi yang Lahir di 2025
Pemerintah Singapura juga memberikan “hadiah bayi SG60” bagi anak yang lahir pada tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari insentif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan generasi mendatang.
Pajak Penghasilan Dipotong 60%!
Selain voucher, pemerintah juga memberikan pemotongan pajak penghasilan pribadi sebesar 60% untuk tahun pajak 2025. Namun, pemotongan ini dibatasi hingga S$200, sehingga lebih menguntungkan bagi pekerja kelas menengah.
Pemerintah juga memberikan subsidi sebesar S$600 per unit kios bagi pedagang di pasar untuk membantu biaya penyewaan kios.
Singapura Menuju Ekonomi yang Lebih Inklusif
Program voucher SG60 Singapura dan pemotongan pajak ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, serta meningkatkan daya beli warga.
Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh rakyat Singapura dapat merasakan manfaat dari kemajuan ekonomi negara.