Serangan Jet Tempur Militer Nigeria “Salah Sasaran” Tewaskan 6 Warga Sipil

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan keamanan berpatroli di wilayah Kankara, negara bagian Katsina, Nigeria, pada 16 Desember 2020. (Foto: Reuters/Afolabi Sotunde)

Pasukan keamanan berpatroli di wilayah Kankara, negara bagian Katsina, Nigeria, pada 16 Desember 2020. (Foto: Reuters/Afolabi Sotunde)

Serangan jet tempur militer Nigeria menewaskan sedikitnya enam warga sipil di negara bagian Katsina, Nigeria utara. Insiden ini terjadi pada Sabtu (15/2) ketika militer tengah mengejar geng kriminal yang dikenal sebagai bandit.

Menurut laporan warga, jet tersebut menjatuhkan bom di area pemukiman di pinggiran desa Zakka, distrik Safana, setelah para bandit menyerang markas polisi setempat.

Serangan Jet Tempur Militer Nigeria

Seorang warga desa, Muntari Sada, mengatakan bahwa jet tersebut berputar-putar di langit sebelum akhirnya menyerang gubuk milik satu keluarga. Akibatnya, enam anggota keluarga tewas di tempat.

Jet itu menjatuhkan bom di sejumlah gubuk di pinggiran desa Zakka di distrik Safana pada hari Sabtu (15/2), kata tiga penduduk.

Baca Juga :  Hamas Serahkan Jenazah Sandera Israel, Netanyahu Ancam Balasan Keras

Mereka menambahkan serangan itu terjadi setelah apa yang mereka sebut sebagai para bandit menyerang markas polisi di desa tersebut, menewaskan dua polisi dan seorang pembela yang membantu mereka.

“Jet itu dikerahkan setelah para bandit mundur dan berputar-putar di sekitar desa sebelum menyerang sekelompok gubuk milik sebuah keluarga di luar desa, kata Muntari Sada, seorang warga Zakka, kepada AFP.

“Enam anggota keluarga tewas dan bagian-bagian tubuh mereka harus dikumpulkan dalam kantong untuk dimakamkan,” kata Sada, yang menghadiri pemakaman mereka.

Baca Juga :  140 WNI Korban Penipuan Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan

Cerita itu dikukuhkan oleh dua warga lainnya yang memberikan jumlah korban yang sama.

Amnesty International menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 10 orang, dan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu menyerukan “investigasi yang tidak memihak, transparan, dan segera.”

Militer Nigeria tidak menanggapi permintaan AFP untuk memberikan komentar.

Angkatan bersenjata Nigeria telah bertahun-tahun memerangi geng-geng kriminal, yang dikenal sebagai bandit oleh warga lokal.

Kelompok-kelompok tersebut meneror masyarakat di Nigeria barat laut dan tengah, tempat mereka menyerbu desa-desa, membunuh atau menculik penduduk untuk tebusan, dan membakar rumah-rumah setelah melakukan penjarahan. 

Sumber Berita : VOA INDONESIA

Follow WhatsApp Channel gencilnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBB Pangkas Dana, Nasib Rohingya di Indonesia Terancam
Donald Trump dan Paus Fransiskus Masuk Daftar 300 Nama Nominasi Nobel Perdamaian
Trump Stop Bantuan Militer ke Ukraina, Ini Alasannya
140 WNI Korban Penipuan Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan
Pertemuan Trump-Zelenskyy Bertemu di Gedung Putih: Adu Mulut Sengit Soal Mineral Langka Ukraina
Voucher SG60, Warga Singapura Dapat Rp9,7 Juta Dari Pemerintah
Hamas Serahkan Jenazah Sandera Israel, Netanyahu Ancam Balasan Keras
Jet Tempur Brave Eagle Taiwan Jatuh, Ini Dugaan Penyebabnya!

Berita Terkait

Senin, 10 Maret 2025 - 00:35 WIB

PBB Pangkas Dana, Nasib Rohingya di Indonesia Terancam

Jumat, 7 Maret 2025 - 01:00 WIB

Donald Trump dan Paus Fransiskus Masuk Daftar 300 Nama Nominasi Nobel Perdamaian

Rabu, 5 Maret 2025 - 01:00 WIB

Trump Stop Bantuan Militer ke Ukraina, Ini Alasannya

Senin, 3 Maret 2025 - 08:00 WIB

140 WNI Korban Penipuan Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan

Minggu, 2 Maret 2025 - 01:45 WIB

Pertemuan Trump-Zelenskyy Bertemu di Gedung Putih: Adu Mulut Sengit Soal Mineral Langka Ukraina

Berita Terbaru

Meriam Karbit Pontianak: Warisan Budaya yang Tetap Bertahan

Inspirasi

Meriam Karbit Pontianak: Warisan Budaya yang Tetap Bertahan

Kamis, 3 Apr 2025 - 10:55 WIB

Fakta Penutupan RS Promedika: Sepi Pasien Hingga PHK Massal

Kota Pontianak

Fakta Penutupan RS Promedika: Sepi Pasien Hingga PHK Massal

Kamis, 3 Apr 2025 - 06:58 WIB

Cara Transfer THR Digital Lebaran

Tekno

Cara Transfer THR Digital Lebaran 2025 Dari OVO ke DANA

Kamis, 3 Apr 2025 - 02:00 WIB