Bacaan Injil 23 Maret 2025 mengetengahkan tentang seruan Tuhan untuk pertobatan dan keselamatan.
Hari Minggu 23 Maret 2025 merupakan Hari Minggu Prapaskah III, di mana umat Katolik diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan merenungkan makna pertobatan.
Bacaan Injil hari ini diambil dari Lukas 13:1-9, yang menekankan pentingnya bertobat sebelum terlambat.
Yesus mengingatkan para pendengarnya tentang beberapa kejadian tragis, seperti orang-orang Galilea yang dibunuh Pilatus dan delapan belas orang yang tewas akibat runtuhnya menara Siloam.
Yesus menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan karena dosa mereka lebih besar dari orang lain, tetapi sebagai peringatan bagi semua orang agar segera bertobat.
Melalui perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah, Yesus mengajarkan bahwa Tuhan masih memberi kesempatan kepada manusia untuk berubah. Namun, kesempatan itu tidak akan bertahan selamanya. Jika seseorang tidak memanfaatkan waktu yang diberikan Tuhan untuk bertobat, maka pada akhirnya mereka akan menghadapi konsekuensinya.

Bacaan Injil 23 Maret 2025
Bacaan Pertama: Musa dan Semak Duri (Kel. 3:1-15)
Dalam Bacaan Pertama, kita melihat kisah Musa yang dipanggil Tuhan melalui semak duri yang menyala. Tuhan berbicara langsung kepadanya dan memperkenalkan diri sebagai “AKU ADALAH AKU”, yang berarti Tuhan adalah Allah yang kekal dan setia kepada umat-Nya.
Tuhan melihat penderitaan bangsa Israel di Mesir dan berjanji untuk membebaskan mereka. Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu mendengar doa dan jeritan umat-Nya.
Bacaan Kedua: Peringatan Rasul Paulus (1Kor. 10:1-12)
Sementara itu, Bacaan Kedua dari 1 Korintus 10:1-12 mengingatkan umat Kristen agar tidak mengulangi kesalahan bangsa Israel di masa lalu. Rasul Paulus menekankan bahwa meskipun Israel telah menerima berkat dari Tuhan, banyak dari mereka gagal setia dan akhirnya binasa di padang gurun.
Pesan utama dari bacaan ini adalah agar kita tetap waspada dan tidak sombong. Jika kita merasa sudah benar dan tidak perlu bertobat, kita justru berada dalam bahaya.
Pesan Penting dari Bacaan Injil Hari Ini
- Pertobatan adalah keharusan, bukan pilihan
Yesus menegaskan bahwa semua orang perlu bertobat, karena tidak ada yang benar-benar terbebas dari dosa. - Tuhan memberi kesempatan, tetapi ada batas waktunya
Seperti pemilik kebun anggur dalam perumpamaan pohon ara, Tuhan sabar menunggu umat-Nya untuk berubah. Namun, kesempatan itu tidak akan selamanya terbuka. - Keselamatan adalah hasil dari iman dan tindakan nyata
Tidak cukup hanya percaya, tetapi setiap orang harus menunjukkan imannya melalui tindakan yang mencerminkan kasih dan ketaatan kepada Tuhan.
Bagaimana Kita Bisa Menerapkan Pesan Injil Ini?
- Merenungkan kehidupan kita: Apakah kita masih memiliki kebiasaan buruk yang perlu diubah?
- Menghindari sikap meremehkan dosa: Jangan merasa diri lebih baik dari orang lain, tetapi selalu rendah hati di hadapan Tuhan.
- Berbuat baik dan menghasilkan buah iman: Tuhan menginginkan kita menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama, bukan hanya hidup untuk diri sendiri.
Hari Minggu Prapaskah III ini menjadi pengingat bagi kita bahwa Tuhan adalah Allah yang penuh kasih, tetapi juga adil.
Dia selalu memberi kesempatan bagi kita untuk bertobat, tetapi kesempatan itu tidak akan selalu ada. Oleh karena itu, kita harus segera berbalik kepada-Nya dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Semoga bacaan Injil hari ini menguatkan iman kita dan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com