Ini Kompensasi yang Bisa Anda Dapatkan Saat Pesawat Delay

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Kompensasi yang Bisa Anda Dapatkan Saat Pesawat Delay - Canva pro

Ini Kompensasi yang Bisa Anda Dapatkan Saat Pesawat Delay - Canva pro

Keterlambatan penerbangan atau delay adalah salah satu masalah yang sering dihadapi penumpang pesawat. Namun, tidak semua orang mengetahui bahwa ada aturan yang mengatur kompensasi bagi penumpang yang mengalami delay.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015, maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi sesuai dengan durasi keterlambatan. Semakin lama penundaan, semakin besar hak yang bisa diperoleh penumpang, mulai dari minuman, makanan, hingga uang tunai.

Kategori Kompensasi Delay Penerbangan

Berikut adalah rincian yang harus diberikan maskapai kepada penumpang sesuai dengan lama keterlambatan:

Kategori 1: Keterlambatan 30-60 Menit

  • Maskapai wajib memberikan minuman ringan secara gratis kepada penumpang.

Kategori 2: Keterlambatan 61-120 Menit

  • Penumpang berhak mendapatkan minuman ringan dan makanan ringan (snack box).
Baca Juga :  Hotel Roosevelt: Jendela Sejarah Kota New York

Kategori 3: Keterlambatan 121-180 Menit

  • Maskapai harus menyediakan minuman dan makanan berat (heavy meal) bagi penumpang yang terdampak.

Kategori 4: Keterlambatan 181-240 Menit

  • Penumpang mendapatkan minuman, makanan ringan, serta makanan berat.

Kategori 5: Keterlambatan Lebih dari 240 Menit

  • Maskapai wajib memberikan ganti rugi sebesar Rp300.000 kepada setiap penumpang yang terdampak keterlambatan.

Kategori 6: Pembatalan Penerbangan

  • Jika penerbangan dibatalkan, maskapai harus memberikan pilihan kepada penumpang:
    1. Dialihkan ke penerbangan berikutnya tanpa biaya tambahan.
    2. Pengembalian penuh biaya tiket (refund ticket) tanpa potongan.

Kapan Maskapai Tidak Wajib Memberikan Kompensasi?

Meskipun penumpang berhak ketika mengalami delay, ada beberapa kondisi di mana maskapai tidak diwajibkan memberikan ganti rugi, yaitu:

  1. Keterlambatan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan penerbangan.
  2. Gangguan keamanan atau teknis mendadak yang memerlukan perbaikan demi keselamatan penerbangan.
  3. Force majeure, seperti bencana alam atau keadaan darurat yang tidak bisa dihindari.

Namun, dalam kondisi tersebut, maskapai tetap harus memberikan informasi kepada penumpang secara jelas dan transparan mengenai alasan keterlambatan atau pembatalan penerbangan.

Bagaimana Cara Mengklaim ?

Jika Anda mengalami keterlambatan penerbangan yang memenuhi syarat kompensasi, ikuti langkah berikut:

  1. Pastikan Anda mencatat durasi keterlambatan sejak waktu keberangkatan yang seharusnya.
  2. Tanyakan ke petugas maskapai mengenai hak kompensasi Anda.
  3. Simpan bukti tiket dan boarding pass untuk mengajukan klaim.
  4. Jika maskapai menolak memberikan kompensasi, laporkan ke Kementerian Perhubungan atau otoritas terkait.
Baca Juga :  Maskapai Indonesia Airlines Buka Rute Internasional, Ini Destinasi Favoritnya

Jangan Biarkan Hak Anda Hilang!

Penumpang memiliki hak untuk mendapatkan kompensasi jika penerbangan mengalami keterlambatan yang cukup lama. Pastikan Anda memahami aturan ini agar bisa mengklaim hak Anda dengan benar.

Jika pesawat delay:
30-60 menit – Minuman ringan.
61-120 menit – Minuman dan makanan ringan.
121-180 menit – Minuman dan makanan berat.
181-240 menit – Minuman, makanan ringan, dan makanan berat.
Lebih dari 240 menit – Ganti rugi Rp300.000.
Pembatalan penerbangan – Dialihkan ke penerbangan lain atau refund tiket penuh.

Dengan mengetahui peraturan ini, penumpang dapat lebih bijak dalam menuntut haknya ketika terjadi keterlambatan penerbangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com

Follow WhatsApp Channel gencilnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penumpang Garuda Nekat Vape di Pesawat, Terekam Kamera
Begini Ketentuan Membawa Smart Luggage di Pesawat Berdasarkan SE Tahun 2023
Aturan Membawa Vape dalam Penerbangan Tahun 2025
Aturan Pengambilan Foto di Bandara: Mana yang Dilarang dan Diperbolehkan?
Paket Halal Bihalal di Golden Tulip Pontianak, Promo Terbatas hingga 30 April
Promo Shisha Terbaru di Golden Tulip Pontianak
Hotel Roosevelt: Jendela Sejarah Kota New York
Jadwal Libur Lebaran 2025 dan Cuti Bersama: Ini Tanggal Lengkapnya

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:48 WIB

Penumpang Garuda Nekat Vape di Pesawat, Terekam Kamera

Senin, 24 Maret 2025 - 01:00 WIB

Begini Ketentuan Membawa Smart Luggage di Pesawat Berdasarkan SE Tahun 2023

Senin, 24 Maret 2025 - 00:45 WIB

Ini Kompensasi yang Bisa Anda Dapatkan Saat Pesawat Delay

Senin, 24 Maret 2025 - 00:15 WIB

Aturan Membawa Vape dalam Penerbangan Tahun 2025

Senin, 24 Maret 2025 - 00:05 WIB

Aturan Pengambilan Foto di Bandara: Mana yang Dilarang dan Diperbolehkan?

Berita Terbaru

 Jadwal Bank Selama Libur Lebaran 2025, Jangan Salah Waktu

Bisnis

Jadwal Bank Selama Libur Lebaran 2025, Jangan Salah Waktu

Jumat, 4 Apr 2025 - 01:15 WIB

Ruben Onsu Masuk Islam, Ini Perjalanan Panjangnya

Inspirasi

Ruben Onsu Masuk Islam, Ini Perjalanan Panjangnya

Jumat, 4 Apr 2025 - 01:00 WIB

Bupati Kubu Raya Luncurkan Hallo Bupati untuk Respons Cepat Warga

Lintas Kalbar

Bupati Kubu Raya Luncurkan Hallo Bupati untuk Respons Cepat Warga

Jumat, 4 Apr 2025 - 00:35 WIB

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS

Internasional

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS

Jumat, 4 Apr 2025 - 00:30 WIB