Sutarmidji mantan Gubernur Kalbar periode 2018-2023 yang sekarang duduk di kursi kepengurusan DPW Partai Nasdem Kalimantan Barat, dalam kesempatan buka bersama, ia membagikan pelajaran berharga kepada Gen Z Kota Pontianak tentang politik.
“Yang paling penting dalam politik itu adalah memahami aturan, bukan sekadar mencari keuntungan. Politik harus menghasilkan kebijakan yang berfokus pada kepentingan rakyat dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sutarmidji.
Sutarmidji, yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Partai NasDem Kalbar. Ia menegaskan bahwa pendidikan politik sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak hanya sekadar memahami dinamika politik, tetapi juga bisa berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
“Dan juga mampu menganalisa akibat dari suatu keputusan (politik) atau kebijakan yang dibuat. Hindari dari perbuatan korupsi, perjuangkan kepentingan masyarakat lebih utama dan pahami kebutuhan daerah. Harus melakukan upaya untuk adanya perbaikan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Sutarmidji Bergabung ke NasDem, Tinggalkan PPP Setelah 44 Tahun
Mantan Gubernur Kalbar ini bergabung ke Nasdem, dan tinggalkan partai PPP setelah 44 tahun bersama partai berlambang Ka’bah tersebut.
Usai tak lagi menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat akhirnya terjawab. Mantan Wali Kota Pontianak ini resmi bergabung dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem), partai yang dipimpin oleh Surya Paloh.
Bergabungnya Sutarmidji diumumkan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Kalimantan Barat, yang digelar di Pontianak pada Sabtu, 8 Februari 2025.
“Sejak 8 Februari 2025 saya secara resmi bergabung dengan Partai NasDem,” ujarnya
Keputusan ini menjadi babak baru dalam perjalanan politik Sutarmidji, yang sebelumnya telah menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selama lebih dari 44 tahun.
Alasan Sutarmidji Bergabung ke NasDem
Keputusan Sutarmidji bergabung dengan NasDem tentu bukan tanpa alasan. Ia menilai NasDem memiliki komunikasi yang terbuka dan praktis, terutama dalam proses pencalonan kepala daerah
“Tiga kali saya direkomendasikan Partai NasDem menjadi calon kepala daerah, dan urusannya hanya 15 menit,” ungkapnya.
Menurutnya, NasDem telah banyak membantunya dalam perjalanan politiknya. Oleh karena itu, bergabungnya dia dengan NasDem merupakan bentuk ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran partai.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com