Warga kembalikan kasur yang dijarah di Tol Cipularang Purwakarta, Jawa Barat. Insiden penjarahan kasur di KM 91+800 ruas Tol Cipularang ini menarik perhatian publik.
Setelah video aksi penjarahan tersebut viral di media sosial, sejumlah warga mulai mengembalikan kasur yang sempat mereka ambil.
Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian segera melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi warga yang terlibat dalam penjarahan tersebut.
“Berbekal informasi dari polsek dan kepala desa setempat, kami telusuri satu per satu. Kami kumpulkan sebagian barang bukti yang bisa diamankan untuk dikembalikan kepada pemiliknya,” ujar Enjang
Warga Kembalikan Kasur yang Dijarah di Tol Cipularang
Sebelas Kasur Diamankan
Hingga saat ini, delapan warga telah mengembalikan total 11 kasur setelah didatangi dan diberikan pengarahan oleh pihak kepolisian.
Para warga tersebut juga membuat video permintaan maaf sebagai bentuk penyesalan atas tindakan mereka.
“Kami lakukan pendekatan persuasif, mengimbau warga untuk sukarela mengembalikan. Akhirnya, mereka paham dan menyerahkan kembali barang yang sudah diambil,” jelas Enjang.
Kasur-kasur lipat tersebut kini disimpan di Mako Polsek Sukatani untuk nantinya dikembalikan kepada pemiliknya. Namun, jumlah total kasur yang hilang masih belum diketahui secara pasti.
Kronologi Insiden Penjarahan
Sebelumnya, pada Jumat (21/2) pukul 17.30 WIB, terjadi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91+800 arah Jakarta.
Salah satu truk yang terlibat kecelakaan tersebut mengangkut muatan kasur, yang kemudian tercecer di jalan.
Sejumlah warga terekam mengambil kasur-kasur tersebut, dan video aksi penjarahan ini beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat beberapa pria masuk ke jalan tol melalui semak-semak di pinggir jalan dan membawa kabur kasur-kasur yang tercecer.
Update Berita terkini Gencil News di Google News