Tragedi di JSSB (Jembatan Sungai Sambas Besar) diberitakan seorang pemuda, Abu Rizal Bakri (19), warga Dusun Peluntan, Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka lebam di sekujur tubuhnya.
Korban sempat mendapat perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 13 Maret 2025, pukul 07.00 WIB.
Kepergian Rizal menyisakan tanda tanya besar, mengingat luka yang dideritanya cukup parah. Pihak keluarga menduga ada kejanggalan dalam peristiwa ini, sementara saksi menyebut korban jatuh dari jembatan pada Senin malam, 11 Maret 2025.
Tragedi di JSSB
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi dari keluarga dan saksi di lokasi, berikut kronologi jatuhnya Abu Rizal Bakri dari Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB):
Senin Malam, 11 Maret 2025
- Rizal pergi ke JSSB bersama beberapa temannya.
- Ia mengendarai sepeda motor sendiri.
- Menurut keterangan saksi, Rizal terlihat berdiri di pinggir jembatan sebelum akhirnya ditemukan jatuh.
Selasa, 12 Maret 2025 – Pagi Hari
- Seorang pekerja proyek yang berada di sekitar jembatan menemukan Rizal dalam kondisi tergeletak di bawah jembatan.
- Tubuh korban penuh dengan lebam dan luka gores, terutama di punggung, tangan, dan kaki.
- Rizal segera dievakuasi oleh pekerja proyek dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Selasa Sore – Rizal Sempat Sadar
- Setelah mendapat perawatan, Rizal sempat sadar namun berbicara tidak jelas.
- Ia mengeluhkan rasa sakit di punggung dan kesulitan bergerak.
- Pihak keluarga memutuskan untuk membawa Rizal pulang ke rumah setelah mendapatkan izin dari pihak medis.
Rabu, 13 Maret 2025 – Pagi Hari
- Kondisi Rizal semakin memburuk.
- Pada pukul 07.00 WIB, Rizal menghembuskan napas terakhir di rumahnya.
Hingga kini, keluarga korban masih berduka dan berharap ada kejelasan atas kematian tragis Abu Rizal Bakri di Jembatan Sungai Sambas Besar.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com