Garuda GA 175 rute Pekanbaru-Jakarta batal mengudara akibat kaca kokpit retak saat berada di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru, Riau, pada Kamis (27/2/2025) pagi.
Insiden ini menyebabkan 151 penumpang yang sudah berada di dalam pesawat diminta untuk turun dan keberangkatan langsung dibatalkan demi alasan keselamatan.
Kaca Kokpit Garuda GA 175 Retak, Penumpang Dievakuasi
Eksekutif General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, membenarkan insiden kaca kokpit pesawat Garuda yang retak.
Seluruh penumpang langsung diarahkan kembali ke ruang tunggu sesaat setelah pilot melaporkan kondisi tersebut.
“Pesawat menginformasikan bahwa kaca kokpit retak. Kemudian seluruh penumpang diarahkan kembali ke ruang tunggu,” ujar Radityo, Jumat (28/2/2025).
Hingga kini, penyebab pasti retaknya kaca kokpit pesawat Garuda GA 175 masih dalam penyelidikan.
Garuda Indonesia Berikan Kompensasi Penumpang
Akibat pembatalan penerbangan ini, pihak Garuda Indonesia langsung mengambil langkah cepat dengan mengalihkan penumpang ke penerbangan maskapai lain seperti:
- Citilink
- Pelita Air
- Garuda penerbangan lain
Sebanyak 49 penumpang yang belum mendapatkan penerbangan dialihkan ke penerbangan pengganti GA 175D pada Jumat (28/2/2025) pukul 07.00 WIB.
Selain itu, Garuda juga memberikan fasilitas penginapan gratis bagi penumpang yang harus menunggu penerbangan esok hari.
“Seluruh penumpang juga mendapatkan kompensasi berupa voucher senilai Rp 300.000,” tambah Radityo.
Keamanan Penerbangan Jadi Prioritas Utama
Pembatalan penerbangan ini menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama Garuda Indonesia. Pihak maskapai memastikan tidak akan memaksakan penerbangan jika ada potensi membahayakan keselamatan penerbangan.
Meski sempat tertunda, para penumpang mengapresiasi keputusan maskapai yang mendahulukan keselamatan.
Penyebab Kaca Kokpit Retak Masih Diselidiki
Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti retaknya kaca kokpit pesawat Garuda GA 175. Pihak Garuda Indonesia tengah melakukan investigasi teknis untuk memastikan penyebab insiden ini.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari tim teknisi Garuda Indonesia,” pungkas Radityo.
Garuda Indonesia Tetap Berkomitmen pada Keselamatan
Sebagai maskapai nasional, Garuda Indonesia terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan penumpang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan ketat terhadap seluruh aspek keselamatan penerbangan sebelum keberangkatan.
Update Berita terkini Gencil News di Google News