Pemerintah beri diskon tol 20 persen untuk kelancaran arus mudik lebaran 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam perjalanan mudik, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta memberikan keringanan biaya perjalanan bagi para pemudik.
Pemerintah Beri Diskon Tol 20 Persen untuk Pemudik
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus menyatakan bahwa diskon tol 20 persen sudah dipastikan berlaku selama periode mudik Lebaran.
“Yang sudah pasti tadi, untuk tol, itu mendapat diskon sebesar 20%—cukup besar—sehingga diharapkan semuanya itu memberikan kelancaran dalam proses arus mudik,” ujar Lodewijk di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (24/2).
Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji diskon tiket pesawat agar pemudik memiliki lebih banyak opsi transportasi yang terjangkau.
Diskon Tiket Pesawat dan Jaminan Kebutuhan Pemudik
Lodewijk menambahkan bahwa pemerintah berupaya menjamin ketersediaan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. Selain diskon tarif tol, subsidi dan diskon tiket pesawat juga sedang dipertimbangkan.
“Tentunya sejauh mana diskon tiket pesawat berdampak pada fuel recharge. Pemerintah juga memastikan bahan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan perayaan Idul Fitri tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Puncak Arus Mudik dan Operasi Ketupat 2025
Wakil Asisten Utama (Waastama) Kapolri Irjen Endi Sutendi mengungkapkan bahwa puncak arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi pada 28 hingga 30 Maret. Sementara arus balik diprediksi memuncak pada 8 April.
“Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 26 Maret hingga 8 April. Puncak arus mudik diperkirakan tanggal 28-30 Maret, sedangkan arus baliknya terjadi pada 8 April ke atas,” jelas Endi Sutendi.
Update Berita terkini Gencil News di Google News