Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan, mengungkapkan rencananya untuk mengikuti retret wakil kepala daerah pada 27-28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Namun, keputusannya ini tampak masih dilanda keraguan, terutama setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan para kader untuk menunda keikutsertaan dalam acara tersebut menyusul penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK.
Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan: “Ikut atau Tidak, Nanti Saja”
Pernyataan ini disampaikan Krisantus Kurniawan saat mendampingi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam pertemuan dengan para seniman di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalbar, Sabtu (22/2/2025).
Saat menyampaikan sambutan, Krisantus sempat menegaskan bahwa Gubernur Kalbar, Ria Norsan, tidak bisa hadir karena sedang mengikuti orientasi di Magelang.
“Mohon maaf, gubernur tidak bisa mendampingi karena masih mengikuti orientasi di Magelang. Saya sendiri menyusul di tanggal 26 Februari,” ujar Krisantus Kurniawan.
Namun, ketika kembali ditanya oleh wartawan mengenai kepastiannya untuk ikut retret kepala daerah di Akmil, Krisantus justru terkesan ragu.
“Kami wakil kepala daerah berangkat tanggal 26 (Februari), tapi mengenai perkembangan ikut atau tidak, nanti sajalah,” ujarnya singkat.
Gubernur Kalbar Tetap Hadiri Retret di Akmil
Sementara itu, Gubernur Kalbar, Ria Norsan, telah lebih dulu mengikuti retret di Akmil karena ia maju dalam Pilkada tanpa dukungan partai politik.
Meski PDIP telah memberikan instruksi kepada kadernya untuk menunda keikutsertaan, tampaknya keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing kepala daerah.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi apakah Krisantus Kurniawan akan tetap mengikuti acara tersebut atau memilih menunda kehadiran seperti yang disarankan oleh partainya.