Bupati Kapuas Hulu tolak mobil dinas baru selama masa kepemimpinannya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
“Tidak ada pengadaan mobil dinas baru menjadi bagian komitmen Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam menerjemahkan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan oleh pemerintah pusat,” ujar Bupati Kapuas Hulu
Bupati Kapuas Hulu Tolak Mobil Dinas Baru
Komitmen Efisiensi Anggaran untuk Kepentingan Publik
Fransiskus menyatakan bahwa penggunaan anggaran harus lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dana yang seharusnya dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas akan dialihkan ke sektor infrastruktur.
“Anggaran yang ada akan saya alihkan untuk kepentingan umum, seperti pembangunan infrastruktur,” ujar Fransiskus
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini selaras dengan hasil retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, di mana efisiensi anggaran menjadi salah satu poin utama yang dibahas.
Mobil Dinas Masih Layak Pakai, Tidak Perlu Pengadaan Baru
Fransiskus menjelaskan bahwa mobil dinas yang digunakan saat ini masih dalam kondisi baik dan layak pakai. Oleh karena itu, tidak ada urgensi untuk melakukan pengadaan baru.
“Mobil dinas yang ada masih berfungsi dengan baik, sehingga saya tidak melihat alasan untuk mengganti dengan yang baru,” tegasnya.
Fokus pada Peningkatan Layanan Publik dan Pembangunan Infrastruktur
Sebagai pemimpin daerah, Fransiskus dan wakilnya, Sukardi, ingin memastikan bahwa setiap anggaran digunakan secara tepat guna dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tetap menjadi acuan utama dalam menjalankan pemerintahan dan menentukan prioritas pembangunan.
“Kami akan memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kapuas Hulu,” pungkasnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun
Google News Gencilnews dan Channel Gencilnews.com