Combro Bu Aminah menjadi incaran para pecinta kuliner. Kedai milik Bu Aminah ini berada di Gang Tai, RT.1/RW.6, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur ini terkenal dengan combro berukuran besar yang selalu disajikan hangat. Keunikan rasa gurih dan pedas dari isian oncom membuatnya laris manis, bahkan hingga ke luar negeri.
Kedai ini telah eksis sejak 1993 dan kini dikelola oleh adik-adik Bu Aminah. Popularitasnya terus bertahan berkat cita rasa yang konsisten dan pelayanan yang ramah.
Sejarah Panjang Combro Bu Aminah
Mengutip YouTube Candrian Attahiyyat, awalnya kedai ini menjual beragam gorengan sebelum akhirnya fokus pada combro. Nama combro sendiri berasal dari bahasa Sunda, “oncom di jero,” yang berarti oncom di dalam.
“Ini usaha dari orang tua dulu, lalu dilanjutkan oleh Bu Aminah, kakak saya. Saya adiknya,” ungkap pengelola kedai.
Gang Tai, sebuah lorong kecil yang tersembunyi di belakang deretan bangunan di Pasar Lama, kini telah menjelma menjadi pusat kuliner yang ramai.
Nama gang ini mungkin terdengar unik dan bahkan aneh bagi sebagian orang, tetapi kisah di baliknya sangat menarik untuk disimak.
Dulu Tempat Pembuangan Limbah, Kini Jadi Destinasi Kuliner
Gang Tai dulunya adalah tempat pembuangan limbah. Warga sekitar mengenang masa lalu gang ini sebagai lokasi yang kumuh dan tak terurus.
Namun, seiring berjalannya waktu, perubahan besar terjadi. Gang yang dulu kotor kini telah bersih dan menjadi pusat kuliner yang dipenuhi warung makanan, menarik banyak pengunjung setiap harinya.
Seorang warga setempat mengungkapkan, “Iya, ini memang Gang Tai. Dulu, gang ini adalah tempat pembuangan limbah. Tapi sekarang, gang ini sudah bersih dan ramai. Warung combro Ibu Aminah sangat terkenal di sini. Banyak orang datang untuk membeli combro buatannya.” dikutip dari Youtube Candrian Attahiyyat
Combro Legendaris Ibu Aminah, Dikenal hingga Mancanegara
Dari banyaknya warung yang berjejer di Gang Tai, ada satu yang paling ikonik, yaitu warung combro milik Ibu Aminah. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1993 dan berhasil mempertahankan cita rasa khas yang membuat pelanggannya ketagihan.
“Awalnya, saya hanya berjualan kecil-kecilan,” kata Ibu Aminah. “Namun, lama-kelamaan, combro buatan saya semakin dikenal orang. Sekarang, saya sudah memiliki banyak pelanggan dari berbagai daerah. Alhamdulillah, usaha saya berjalan lancar.”
Gang Tai dan Combro yang Mendunia
Kini, Gang Tai bukan hanya dikenal karena namanya yang unik, tetapi juga karena combro legendarisnya. Bahkan, combro buatan Ibu Aminah telah mendapatkan pengakuan internasional.
Banyak pelanggan yang datang dari luar kota, bahkan luar negeri, untuk mencicipi combro gurih dengan isian oncom pedas yang khas.
“Nama gang-nya memang Gang Tai, tapi sekarang yang terkenal combronya,” tambah seorang warga dengan bangga.
Transformasi Gang Tai dari tempat pembuangan limbah menjadi surga kuliner membuktikan bahwa perubahan bisa terjadi di mana saja.
Dengan inovasi dan ketekunan, sebuah tempat yang dulunya dianggap tak menarik bisa menjadi destinasi kuliner yang dikenal luas.
Bagi pecinta kuliner, mampir ke Gang Tai dan mencicipi combro legendaris Ibu Aminah tentu menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan.
Update Berita terkini Gencil News di Google News