Voucher SG60, Warga Singapura Dapat Rp9,7 Juta Dari Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Voucher SG60, Warga Singapura Dapat Rp9,7 Juta Dari Pemerintah - Foto Singapore Economic Develoment

Voucher SG60, Warga Singapura Dapat Rp9,7 Juta Dari Pemerintah - Foto Singapore Economic Develoment

Voucher SG60 Singapura resmi diumumkan oleh Perdana Menteri Lawrence Wong dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Singapura ke-60.

Setiap warga Singapura berusia 21 hingga 59 tahun akan mendapatkan voucher senilai S$600 (sekitar Rp7,3 juta).

Tak hanya itu, warga lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas akan menerima tambahan voucher senilai S$200 (sekitar Rp2,4 juta) hingga S$800 (sekitar Rp9,7 juta).

Cara Klaim Voucher SG60

Pemerintah akan mulai mendistribusikan voucher SG60 pada Juli 2025, dan voucher ini bisa digunakan di supermarket hingga pedagang kaki lima. Namun, voucher ini hanya berlaku hingga 31 Desember 2026.

Baca Juga :  Jet Tempur Brave Eagle Taiwan Jatuh, Ini Dugaan Penyebabnya!

Proses klaim dapat dilakukan melalui platform RedeemSG, atau warga bisa meminta bantuan di pusat layanan masyarakat jika mengalami kendala.

Hadiah Spesial untuk Bayi yang Lahir di 2025

Pemerintah Singapura juga memberikan “hadiah bayi SG60” bagi anak yang lahir pada tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari insentif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan generasi mendatang.

Pajak Penghasilan Dipotong 60%!

Selain voucher, pemerintah juga memberikan pemotongan pajak penghasilan pribadi sebesar 60% untuk tahun pajak 2025. Namun, pemotongan ini dibatasi hingga S$200, sehingga lebih menguntungkan bagi pekerja kelas menengah.

Baca Juga :  Kebakaran Hotel "Mewah" Chiltern Firehouse di London, 100 Orang Dievakuasi

Pemerintah juga memberikan subsidi sebesar S$600 per unit kios bagi pedagang di pasar untuk membantu biaya penyewaan kios.

Singapura Menuju Ekonomi yang Lebih Inklusif

Program voucher SG60 Singapura dan pemotongan pajak ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, serta meningkatkan daya beli warga.

Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh rakyat Singapura dapat merasakan manfaat dari kemajuan ekonomi negara.

Follow WhatsApp Channel gencilnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS
PBB Pangkas Dana, Nasib Rohingya di Indonesia Terancam
Donald Trump dan Paus Fransiskus Masuk Daftar 300 Nama Nominasi Nobel Perdamaian
Trump Stop Bantuan Militer ke Ukraina, Ini Alasannya
140 WNI Korban Penipuan Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan
Pertemuan Trump-Zelenskyy Bertemu di Gedung Putih: Adu Mulut Sengit Soal Mineral Langka Ukraina
Hamas Serahkan Jenazah Sandera Israel, Netanyahu Ancam Balasan Keras
Serangan Jet Tempur Militer Nigeria “Salah Sasaran” Tewaskan 6 Warga Sipil

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 00:30 WIB

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS

Senin, 10 Maret 2025 - 00:35 WIB

PBB Pangkas Dana, Nasib Rohingya di Indonesia Terancam

Jumat, 7 Maret 2025 - 01:00 WIB

Donald Trump dan Paus Fransiskus Masuk Daftar 300 Nama Nominasi Nobel Perdamaian

Rabu, 5 Maret 2025 - 01:00 WIB

Trump Stop Bantuan Militer ke Ukraina, Ini Alasannya

Senin, 3 Maret 2025 - 08:00 WIB

140 WNI Korban Penipuan Online Scam di Myanmar Berhasil Dipulangkan

Berita Terbaru

 Jadwal Bank Selama Libur Lebaran 2025, Jangan Salah Waktu

Bisnis

Jadwal Bank Selama Libur Lebaran 2025, Jangan Salah Waktu

Jumat, 4 Apr 2025 - 01:15 WIB

Ruben Onsu Masuk Islam, Ini Perjalanan Panjangnya

Inspirasi

Ruben Onsu Masuk Islam, Ini Perjalanan Panjangnya

Jumat, 4 Apr 2025 - 01:00 WIB

Bupati Kubu Raya Luncurkan Hallo Bupati untuk Respons Cepat Warga

Lintas Kalbar

Bupati Kubu Raya Luncurkan Hallo Bupati untuk Respons Cepat Warga

Jumat, 4 Apr 2025 - 00:35 WIB

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS

Internasional

Trump Balas Dendam! Indonesia Dikenai Tarif 32% oleh AS

Jumat, 4 Apr 2025 - 00:30 WIB